Belajar, Bermain dan Bertualang itulah slogan dari Sekolah Alam Bandung, jika mendengar kata sekolah identik dengan tempat belajar yang formal bagi setiap orang, dimana ada guru mengajar, murid mendengarkan, memakai seragam, tidak lupa sepatu dan tas yang siswa suka dipakai ketika sekolah. Sekolah yang satu ini berbeda dengan sekolah lain pada umumnya, hilangkan pandangan seperti itu ketika berada di sekolah yang satu ini, tempat ini memiliki konsep alam sebagai tempat belajar, tidak lain adalah Sekolah Alam Bandung.

Berlokasi di Jl. Dago Pojok Tanggulan Cikalapa II no 3 Rt 9 Rw 3 Kel Dago. Kec Coblong. Kota Bandung. Sekolah Alam Bandung memiliki 11 saung sebagai ruang kelas, perpustakaan dan ruang serba guna dengan tema Alam di suguhkan.

Menurut Ariyo, Kepala Sekolah Alam, sekolah ini dibangun pada tanggal 9 Januari 2001, berawal dari Lendo Novo selaku konseptor dan Diawali oleh 5 orang alumni ITB (Eko Kurnianto Teknik Penerbangan 93, Tati Sulastri GM 93, Devi Teja Matematika 95, Rina Farida Biologi 94 dan Fajar Handyono Geologi 89) maka dirintislah Sekolah Alam Bandung dengan 16 murid. “Kenapa diberi nama sekolah alam bandung, karena dilihat dari fisiknya yaitu menetap di alam. Selain itu juga, memberikan sekolah dengan lingkungan dan udara yang bersih yang mana diharapkan lingkungan ini bisa menjadi motivasi dan membantu siswa dalam berkreasi” Ujar Ariyo.

Sekolah Alam Bandung memiliki kurikulum acuan Diknas, walaupun begitu, ada kurikulum khas bagi sekolah ini setelah dikembangkan karena menyesuaikan dengan metode untuk pengajaran karakteristik anak dari Sekolah Alam Bandung . Contoh kurikulum hasil pengembangan adalah menitik beratkan pada tiga landasan filosofi baik akhlaktul karimah, Falsafah Ilmu Pengetahuan dan Leadership.

Sekolah Alam Bandung

keseruan di Sekolah Alam Bandung

“Untuk pengajar disini sebelumnya harus melakukan magang terlebih dahulu di sekolah alam lain, dan syarat untuk menjadi pengajar Sekolah Alam Bandung adalah berasal dari perguruan tinggi negeri, S1 untuk SD dan D3 untuk TK. Tapi kami lebih mengutamakan guru dengan ketertarikan pada dunia anak-anak” tambah Ariyo.

Jangan lupa untuk mengunjungi tempat wisata keren di bandung menggunakan jasa sewa mobil di bandung yang murah dan efisien.

Inovasi dalam metode setiap mata pelajaran juga harus dipikirkan oleh pengajar. salah satunya Abdul, pengajar Bahasa Arab, dia memberikan inovasi metode pelajaran dengan cara bermain petak umpet diluar kelas karena dengan begitu akan lebih mudah belajar berhitung dengan Bahasa Arab selain itu akan menghilangkan kekakuan dalam belajar.

“Seragam tidak ditetapkan karena seragam membuat seorang siswa menjadi sulit berekspresi sedangkan konsep kami belajar di Alam dan lebih sering berada dalam ruang terbuka, rasanya sedikit sulit bila menggunakan seragam” tuturnya Abdul saat diwawancarai.

Sekolah Alam Bandung merupakan suatu inovasi dengan melepas paradigma siswa berseragam duduk manis dikelas. Maka tidak ada salahnya, sekolah ini menjadi salah satu alternatif siswa untuk belajar karena kreatifitas dan aktif berekspresi diutamakan. Program selanjutnya Sekolah Alam Bandung yaitu melakukan Kemah Sekolah, memperingati hari bumi, Fun Bike orangtua murid, guru dan siswa, dan seminar Parenting.

Ditanya mengenai Suka duka selama berdirinya Sekolah Alam Bandung, Ariyo selaku Kepala Sekolah menjawab dengan senyum “sukanya sih pendekatan dalam kelas tidak kaku karena suasana mendukung, oksigennya lebih banyak di Sekolah ini, dukanya ya sama seperti sekolah lain kayak misalnya ada perbedaan pendapat antara orang tua murid dan guru”. (Warista, Imam.F, Reza.A)